Mau Dengar Suara Lubang Hitam? NASA Merilis Rekamannya Di Sini

lubang hitam 220523

NASA ( The National Aeronautics and Space Administration ) telah merilis rekaman suara lubang hitam sejak beberapa hari terakhir bertepatan dengan perayaan Black Hole Week NASA.

Suara yang direkonstruksi agar dapat didengar oleh telinga manusia dengan meningkatkan 57 dan 58 oktaf di atas suara yang direkam dianggap sebagai nada terendah di alam semesta.

Cek Rekaman Suara Lubang Hitam Di Sini

NASA ( The National Aeronautics and Space Administration )

Suara dari Lubang Hitam ini direkam oleh Chandra X-ray Observatory NASA , suara diambil dari dalam lubang hitam di cluster Perseus C , kumpulan galaksi dengan kecepatan resesi 5.366 km/s dan diameter 863′, Ini adalah salah satu kita diketahui. Meskipun dianggap oleh banyak orang bahwa ruang angkasa itu sunyi dan tidak bersuara, ternyata kita salah paham karena indera manusia biasa tak mampu menangkap vibrasi suara nya.

NASA menjelaskan lebih lanjut ketika mereka menyatakan:

Kesalahpahaman populer bahwa tidak ada suara di ruang angkasa berasal dari fakta bahwa sebagian besar ruang pada dasarnya adalah ruang hampa, tidak menyediakan media bagi gelombang suara untuk merambat. Ha!

Sebuah gugus galaksi, di sisi lain, memiliki sejumlah besar gas yang menyelimuti ratusan atau bahkan ribuan galaksi di dalamnya, menyediakan media bagi gelombang suara untuk merambat.

Semua orang yang ingin mendengar suara rekamannya dapat diikuti dari YouTube diatas dan kita sekarang tahu lebih lanjut tentang suara luar angkasa melalui situs web A Universe of Sound NASA. Dengarkan.

Apa itu Lubang Hitam ?

Lubang hitam atau black hole adalah bagian dari ruang waktu yang merupakan gravitasi paling kuat, bahkan cahaya tidak bisa kabur.

Teori relativitas umum memprediksi bahwa butuh massa besar untuk menciptakan sebuah lubang yang berada di ruang waktu. Di sekitar lubang ada permukaan yang disebut event horizon. Objek ini disebut “hitam” karena menyerap apapun yang berada disekitarnya dan tidak dapat kembali lagi, bahkan sekalipun cahaya.

Secara teoritis, black hole dapat memiliki berbagai ukuran, dari mikroskopik sampai ke ukuran alam raya yang dapat diamati. Teori medan kuantum dalam ruang-waktu melengkung memprediksi bahwa event horizon memancarkan radiasi disekitarnya dengan suhu yang terbatas. Suhu ini berbanding terbalik dengan massa black hole, sehingga sulit untuk diamati karena bermassa bintang atau lebih besar.

Lubang hitam terbagi menjadi 4:

  1. lubang hitam bermassa menengah,
  2. lubang hitam primordial,
  3. lubang hitam bintang, dan
  4. lubang hitam supermasif yang sering kali ada di pusat suatu galaksi.

Sejarah

Teori adanya lubang hitam pertama kali muncul pada abad ke-18 oleh John Michell dan Pierre-Simon Laplace, selanjutnya dikembangkan oleh astronom Jerman bernama Karl Schwarzschild, pada tahun 1916, dengan asumsi pada teori relativitas umum dari Albert Einstein, dan semakin dipopulerkan oleh Stephen William Hawking.

Istilahnya mulai populer ketika John Archibald Wheeler menggunakannya pada ceramah-ceramahnya pada tahun 1967. Walaupun ia dianggap luas sebagai pencetus pertama istilah ini, namun ia selalu menampik dengan pernyataan bahwa ia bukanlah penemu istilah ini.

Asal-mula

Pada mulanya, bintang terbentuk dengan kondisi dimana tingkat radiasi dan gravitasinya seimbang. Saat bintang kehabisan bahan bakar untuk melakukan fusi, tingkat radiasi keluar semakin melemah dibanding dengan gaya gravitasi ke dalam. Dari sana, bintang mengalami keruntuhan, dan kemudian mengalami sebuah ledakan supernova. Dalam ledakan ini, ada dua kemungkinan hasilnya, menjadi bintang Neutron atau menjadi black hole.

Kematian Lubang Hitam

Lubang akan mati melalui proses Radiasi Hawking. Proses ini sederhananya seperti membongkar bagian per bagian dari black hole. Selama berjalannya waktu, black hole akan terus mengecil, hingga akhirnya mengalami ledakan super besar, bahkan ribuan kali lebih besar daripada ledakan bom atom Hiroshima dan Nagasaki. Akan tetapi, proses ini cenderung memakan waktu cukup lama. Sedangkan ukuran black hole pastilah besar. Maka bisa jadi manusia tidak akan menyaksikan apa-apa dari peristiwa ini.

Pertumbuhan

Setelah lubang terbentuk, ia dapat terus tumbuh dengan menyerap materi tambahan. Setiap black akan terus menyerap gas dan debu kosmik. Proses pertumbuhan ini merupakan salah satu pintu masuk dimana beberapa supermasif black hole mungkin telah terbentuk. Proses serupa juga diyakini sebagai pembentukan lubang massa menengah yang ditemukan di gugus bola. Lubang juga bisa bergabung dengan objek lain seperti bintang atau bahkan black hole lainnya. Hal ini dianggap penting, terutama untuk pertumbuhan awal black hole ukuran supermasif, yang dapat terbentuk dari kumpulan berbagai objek yang lebih kecil. Proses ini juga telah dianggap sebagai asal mula terbentuknya beberapa lblack hole bermassa menengah.

Observasi

Lubang hitam tidak memancarkan radiasi elektromagnetik apa pun selain hipotesis radiasi Hawking, sehingga astrofisikawan yang mencari black hole umumnya harus mengandalkan pengamatan tidak langsung. Misalnya, keberadaan nya terkadang dapat disimpulkan dengan mengamati pengaruh gravitasi sekelilingnya. (Sumber Wikipedia)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More